Kamis, 20 Februari 2020

Shabu 10 kg Dan 60 Ribu Butir Ekstasi Peredaran Jaringan Internasional Siap Edar Di Gagalkan BNN


Faktaexpose.com -  BadanNarkotika Nasional (BNN) RI kembali berhasil mengungkap sebuah kasus peredaran narkoba jaringan internasional di depan sebuah minimarket di Jalan Gatot Subroto, Bukit Timah, Dumai Baru, Kota Dumai, Provinsi Riau, pada Senin tanggal 17 Februari 2020. Kamis (20/2/2020)


 Petugas menangkap empat tersangka dan menyita barang bukti berupa tas berisi 10 bungkus shabu seberat 10 kg dan ekstasi sebanyak 60 ribu butir.

Dalam pengungkapan kasus ini, tiga tersangka yang seluruhnya adalah laki-laki berinisial RZ, RRH dan HS  diamankan saat membawa tas berisi barang bukti shabu dan ekstasi di dalam mobil berwarna abu-abu, sedangkan tersangka lainnya yaitu seorang laki-laki berinisial RRH diamankan di mobil lain yang berwarna merah.

Deputi Pemberantasan BNN RI, Irjen Arman Depari menjelaskan bahwa barang bukti yang disita yaitu shabu dan ekstasi dibawa dari Teluk Kemang, Malaysia menuju ke Pulau Rupat, Kabupaten Bengkali, Provinsi Riau untuk selanjutnya dibawa ke Kota Dumai. Modus yang mereka gunakan adalah serah terima di tengah laut, atau _ship to ship_.

Masih di jelaskan Jendral Berkuncir, “Dari Dumai rencananya akan dibawa ke Pekanbaru untuk diedarkan di dua kota tersebut.

" Benar " empat tersangka kita tangkap dan salah satunya oknum anggota kepolisian dan saat ini menjalani pemeriksaan di BNNP Riau untuk selanjutnya kita bawa ke BNN pusat,” Ungkap Deputi Pemberantasan BNN pada Jumpa Pers di Riau.

Seluruh tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2) Jo 132 ayat (1), pasal 112 ayat (2), Jo pasal 132 ayat (1)  Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati.

Menurtutnya melalui penyitaan shabu seberat 10 kg dan ekstasi sebanyak 60 ribu butir, setidaknya lebih dari 110 ribu anak bangsa dapat diselamatkan dari penyalahgunaan narkoba.


(Yons)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox