Kamis, 09 April 2020

Polsek Sunda Kelapa Lakukan Giat Empathy Building Dan Social Bonding Kepada Ojol Dan Ojek Ontel Dan Buruh Pelabuhan

JAKARTA, faktaexpose - Ditengah musibah wabah Virus Covid-19 banyak warga sebagian memperihatinkan dampak dari wabah ini, bahkan banyak warga yang tidak aktifitas seperti biasa, tentu dalam kehilangan pencariannya.

Polsek Kawasan Sunda Kelapa ditengah kehidupan yang sangat prihatin dampak virus itu, kamis siang memberikan ratusan Nasi Bungkus, Paket beras 5 kg, Mie Instan dan masker pada Ojol, ojek sepeda ontel, buruh kerja pelabuhan dan warga sekitar Pelabuhan kawasan Sunda Kelapa, Jakarta Utara.

Pada saat pemberian bantuan itu Kapolsek Kompol Armayni yang didampingi Wakapolsek AKP, William Nitalessy, Kanit Samapta AKP Safari, Kanit Lantas AKP Devi Yuniarto dan Kanit Intel Iptu Yuyun  Suryana dan Anggota Polsek Kawasan Sunda Kelapa, memberikan itu  dengan langsung.

Sebelum memberikan bantuan itu Kompol Armayni Menghimbau para penerima bantuan di semprot tangannya dengan sanitazer  dan juga untuk selalu pakai masker.

 iya kita memang sangat prihatin ya dengan kejadian virus korona atau kovid-19 ini untuk itu kita atas nama Kepolisian Republik Indonesia khususnya Polda metro Jaya dan khususnya lagi kami Polsek kawasan Sunda Kelapa Polres Pelabuhan Tanjung Priok, peduli dengan saudara-saudara kita yang mempunyai  profesi sebagai ojek online karena dengan adanya virus ini yang sangat luar biasa penularannya," pungkas Armayni.

Sambungnya, sehingga kita harus benar-benar dijaga jarak antar teman yang lainnya sedangkan ojek online itu biasanya mengangkut penumpang sehingga orang pun sekarang ini banyak bekerja di rumah dan tidak keluar rumah orderan mereka sehingga tidak ada.

 Disitulah kami peduli kepada mereka dengan memberikan sedikit dalam bentuk sembako maupun nasi bungkus kami memberikan karena kepedulian kami dengan saudara-saudara kita yang berprofesi sebagai ojek online ini, begitu juga dengan ojek ontel atau sepeda sedangkan untuk penggunaan masker juga tadi kami bagikan kepada mereka karena banyak juga ojek online ini yang belum menggunakan masker.

jadi tadi kami juga menghimbau untuk menggunakan masker yang kami berikan tadi sehingga benar-benar bermanfaat untuk mereka yang bila ada salah ada beberapa warga masih tidak mengindahkan dari peraturan PSBB yang diberlakukan besok." kata Armayni. Kamis (9/4).

 Masih ditambahkannya, tadi pun kami sudah menghimbau kepada ojek online dengan diberlakukannya besok tanggal 10 april 2020 PSBB pembatasan sosial berskala besar sehingga ojek online memang tidak bisa dan kami imbau untuk tidak membawa penumpang karena jaraknya berdekatan sementara kita diminta untuk sosial ditansing atau menjaga jarak.

kami tadi menyarankan ojek online tetap bekerja tapi menerima orderan ya mungkin orang-orang yang mau pesan makanan atau ngantar barang ya tetap mereka bekerja tapi mereka tetap harus menjaga jarak dan melaksanakan PSBB yang sudah ditetapkan oleh pemerintah tetap Kami menghimbau kepada ojek lain khususnya sekalian melaksanakan apa yang menjadi kebijakan pemerintah tersebut.

Selamet Riyadi (58) pengojek sepeda ontel asal Pekalongan juga berucap," saya banyak terima kasih pada ibu Kapolsek, atas pemeberian bantuan beras dan nasi bungkus ini, apalagi sekarang sepi tidak ada penumpang akibat wabah virus Corona," Ucap Selamet.

(Yons

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox