Jumat, 29 Mei 2020

Beberapa Korban Kebakaran Warga Jembatan Besi Jakarta Barat, Lahan Tanahnya Ditawarkan Pemerintah

JAKARTA - Paska kebakaran warga pemukiman padat penduduk kelurahan jembatan Besi , Tambora Jakarta Barat, yang terjadi tanggal 19 mai lalu di dua RW, RW 03 dan 04  sekitar jam 04,45 WIB membuat 190 KK kehilangan tempat tinggal akibat di lumat si jago merah.

Paska dari kejadian itu 3 pilar Kecamatan Tambora harus bekerja ekstra untuk mendirikan sarana kebutuhan umum korban kebakaran, jumat (29/5).

Allhamdulillah perhatian dan bantuan dari Pemerintah, TNI dan Polri sangat cukup untuk warga, seperti bantuan nasi siap saji, sembako, dan lainnya" ucap Deden ketua RT 13/03.

Kembali Deden ucapkan, kejadian ini sudah pernah saya rasakan sekitar 6 bulan yang lalu pernah terjadi musibah ini, itu juga kebakaran hanya di rumah saya sendiri, untuk selanjutnya saya berharap warga untuk lebih hati hati dengan pemakian listrik, karena kejadian musibah ini sering terjadi konseleting listrik.

Bambang Sutarna sebagai Camat Tambora saat di hubungi lewat whatsupp, mengatakan," Saat ini kami selaku pemerintah berupaya untuk mengembalikan warga agar bisa mandiri kembali agar tidak shock dari musibah itu.

Kemudian kami akan berkoordinasi pada instansi terkait untuk kembali merapihkan sarana kebutuhan warga, seperti PAM, PLN dan lainnya, ketika nanti warga kambali sudah ada prasarana yang bisa di butuhkan.

Ditambahkan Bambang, dan sementara ini kami membersihkan puing puing yang tersisa untuk di bersihkan, akan berupaya bantu tenda untuk warga, untuk sementara tinggal sebelum dibangun rumahnya.

Menyinggung akan di bangun rumah warga, pemerintah sempat ditawarkan warga lahannya untuk dibayarkan, dan jika memang akan terealisasi pemerintah akan bangun RPTRA.

Di tempat terpisah Ketua RT02/03 Ikhsan , menjelaskan," benar apa yang dikatakan pak camat, bahwa beberapa warga kami menawarkan lahan rumahnya untuk dijual utuk dijadikan ruang terbuka.

Lanjut, namun permintaan warga yang menawarkan sesuai nilanya dengan diatas NJOP, ini pun penawaran bukan karena adanya kebakaran saat ini,  penawaran itu sudah lama, dengan adanya program CAP, untuk  penataan RW kumuh., dan untuk dapat bantuan Allhamdulillah melimpah" jelas Ikhsan saat di temui di kediamannya.

Menyikafi dari penawaran lahan tanah warga pada pemerintah, Walikota administrasi Jakarta Barat Rustam Efendi saat dihubungi melalui whatsupp pada faktaexpose mengatakan," yaa di usulkan saja dulu, namun saat ini pemerintah sedang konsentrasi penanganan pandemi covid-19."singkatnya.

(Yons).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox