Kamis, 07 Mei 2020

Unjuk Rasa di RSUD Rupit,Dua Perawat di Mutasi : Kader PMII Asal Muratara Bertanya ke Bupati



Faktaexpose.com Musirawas Utara-Beredarnya berita, bahwa Bupati Muratara memindahkan Pegawai RSUD diakibatkan oleh unjuk Rasa, maka kader PMII asal Muratara bereaksi.Kamis (7/5)

Beberapa Kader PMII Asal Musirawas Utara di mintai keterangan Wartawan akuupdate atas Reaksi mereka .

"Iya, kita sebagai Aktivis harus mengambil Tindakan yang baik,Tidak sewajarnya pihak Pemda bersikap acuh tak acuh kepada Karyawan RSUD Rupit.Bagaimana Muratara ingin berkembang, jika seluruh elemen pemerintahan tidak bersatu. Dan kita sebagai Mahasiswa merupakan penyambung Lidah rakyat tetap mengkawal kinerja mereka"
Ujar sahabat Miftah, kader PMII Kota Lubuk Linggau

"Gara gara unjuk rasa dipindahkan, ya berarti pemerintah kita anti kritik, dan Masyarakat dibuat tunduk dengan pemerintah saat ini.pemerintah sangat-sangat tendinsius serta bagaimana dengan _UU No.9 Tahun 1998 Terhadap orang-orang atau Masyarakat yang akan menyampaikan Aspirasinya, kita sebagai warga Pergerakan harus meminta kejelasan atas kebijakan yang diambil pemerintah"Ujar sahabat Alkausar,Kader PMII Bengkulu

"Menindaklanjuti surat Sekretaris Jendral kementerian Kesehatan, Nomor KP.02.03./H.1/1073/2020 tanggal 23 Maret 2020 disampaikan bahwa sehubungan dengan semakin meningkatnya kejadian covid-19 di indonesia agar semua proses mutasi ASN dapat ditangguhkan lebih dahulu karena diperlukan kesiagaan dari semua jajaran termasuk sektor kesehatan  disini sudah dijelaskan bahwa tidak ada pengadaan mutasi terlebih dahulu Terhadap ASN temasuk Bidang Kesehatan.
Lalu ini bertolak belakang kalau adanya mutasi yang dilakukan oleh Bupati Muratara,Tolong Bapak Jelaskan Tentang Hal Ini"Ujar Sahabat Dicky Wahyudi, kader PMII JAMBI

Apa Salahnya jika Paramedis menyuarakan Aspirasi dan Unjuk Rasanya, mereka menyuarakan apa yang menjadi tugas dan kewajibannya.jika Bupati melakukan mutasi Terhadap mereka dikarenakan unjuk rasa, berarti Muratara krisis Demokrasi serta sudah menyalahi Pasal 28 E ayat 3 Undang-Undang Dasar 1945 tentang Kebebasan Berpendapat. Dan jika alasan tenaga mereka dibutuhkan di Tempat lain,Ingat Pak Sekarang Kita Lagi Memerlukan Mereka Digarda Terdepan dalam Melawan Covid-19"Ujar Sahabat Elan Maimunah, kader PMII
PALEMBANG

Maka dari itu Persatuan PMII Asal Muratara Minta Bapak Bupati Untuk Memulangkan Pegawai RSUD Ketempat Semula dan Kami Meminta Bapak Bupati Menjelaskan Ke Publik Apa Sebenarnya Alasan Kongkrit Bapak Sehingga Mereka Dipindahkan

Kami Rasa Jika Bapak Tidak Memulangkan Mereka dengan Dasar Kemanusiaan.Kami Akan Bereaksi Lebih Kencang,tutupnya.(antn/Nurhadi)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox