Rabu, 10 Juni 2020

Unit Reskrim Sunda Kelapa Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Amankan Seorang Pria Kasus Penganiayaan

JAKARTA - Unit Reskrim Polsek Sunda Kelapa Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengamankan seorang pria paru baya yang berinisial Su (40) pada selasa (9/6/2020) di pemukiman tembok bolong Muara Angke, Pluit Penjaringan Jakarta Utara.

Tersangka Su di amankan polisi melakukan penganiayaan seorang korban bernama Kori warga Muara Angke, Pluit penjaringan Jakarta Utara, hingga mengalami luka memar di bagian dibagian wajah (mata sebelah kanan, kening) dan kepala belakang.

Menurut keterangan Kapolsek Akp Slamet Riyanto atas pengakuan para saksi , pada hari Sabtu tanggal 6 Juni 2020 sekira pukul 22.00 Wib di belakang tempat pelelangan ikan (TPI) Pelabuhan Muara Angke Jakarta Utara, telah terjadi tindak pidana penganiayaan terhadap korban Kori  yang dilakukan oleh tersangka Su." jelas Slamet.

Dijelaskannya kembali Slamet, kejadian tersebut terjadi dikarenakan korban datang dan menanyakan pada pelaku (tersangka) perihal pemukulan adik korban oleh adik tersangka,  namun tersangka tidak terima dan mengambil pisau cutter untuk mengancam melukai korban, 

kemudian korban menghindar dan terjatuh, pada saat korban terjatuh, tersangka langsung menendang dan menginjak injak bagian wajah dan kepala korban berulang ulang dgn kakinya yg memakai sepatu Boots hingga korban terluka dibagian wajah (mata sebelah kanan, kening) dan kepala belakang." paparnya.

Ditambahkan Kanit Reskrim Akp Ikrom Baihaki melalui Whatup pada faktaexpose." benar apa yang di terangkan Kapolsek, terjadi adanya penganiayaan terhadap tersangka berinisial Su pada korban Kori di belakang TPI Muara Angke.

Dan korban melapor ke anggota kami pada selasa kemarin dengan di sertai surat visum dari dokter, kemudian kami perintahkan anggota kami untuk menangkapnya." kata Ikrom, rabu(10/6).

Sambung Kanit Reskrim Polsek Saka, kemudian anggot kami berhasil menangkap tersangka tanpa perlawanan, selanjutnya tersangka kami bawa ke mako polsek di sertakan barang bukti
1 (satu) pasang sepatu Boot warna abu-abu dan 1 (satu) lembar Surat Visum Et Repertum.

Dari perbuatan tersangka, kami akan menjeratnya pasal
Tindak Pidana Penganiayaan, Pasal 351 ayat (1) KUHP. dengan ancaman kurungan maksimal 5 tahun penjara.


(Yons).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox