Selasa, 14 Juli 2020

Di Pinjamin Motor Malah Di Gadai, Akhirnya Di Ringkus Polisi Sunda Kelapa

JAKARTA - Jangan terlalu mudah percaya pada seseorang yang belum kita terlalu kenal, apalagi meminjamkannya kendaraan atau milik barang yang berharga.

Kejadian ini di alami Nofitha Arifien (45) warga Muara Angke, Pluit Penjaringan Jakarta Utara sebagai korban dipinjam motornya kepada tersangka BR (36) alias Bure.

Kapolsek Sunda Kelapa Polres Pelabuhan Tanjung Priok Akp Slamet Riyanto menjelaskan peristiwa korban Nofitha dimana motornya dibawa kabur oleh tersangka BR dengan alasan pinjam sebentar untuk tujuan ke Kapuk ada keperluan.

Kapolsek kembali menerangkan lebih jelas, kemudian ternyata sampai tanggal 20 atas sepeda motor tersebut belum dikembalikan kepada korban, dan korban sudah barulang kali meminta kepada tersangka supaya sepeda motor tersebut dikembalikan," jelas Slamet, selasa (14/7).

Sambung Akp Slamet Riyanto, sedangkan tersangka meminjam pada hari senin 8 juni 2020, dan tersangka tidak dapat mengembalikan sepeda motor tersebut dengan alasan motor korban rusak, namun korban sempat berikan uang untuk uang perbaikan, dan motor juga tetap tidak dikembalikan," tandasnya.


Akp Ikrom Baihaki selaku Kanit Reskrim menambahkan, benar yang telah dijelaskan Kapolsek, bahwa tersangka awalnya hanya pinjam sebentar dan sudah terhitung satu bulan, namun ternyata  sepeda motor milik korban tersebut tersangka gadaikan tanpa sepengetahuan korban dengan temannya di Kampung Ambon atas nama Broken, sehingga korban tidak terima dan merasa dirugikan, kemudian korban membuat laporan  pada selasa  07 Juli 2020." papar Ikrom.

Kemudian anggota kami menyelidiki dan mengamankan tersangka pada jumat (10/7) berikut barang bukti yang kami amankan, 1 (satu) lembar surat keterangan kepemilikan kendaraan  dan keterangan STNK hilang atas nama Nofitha Arifien dari Lissing Finance, 1(satu) lembar tanda terima  angsuran pembayaran kredit kendaraan ke 33 senilai Rp.738.000 dan 1(satu) lembar poto Copy BPKB yang dilegalisir Lissing Finance." ungkap Ikrom.



Dari kejadian tersebut tersangka sudah melakukan tindak pidana penggelapan sesuai pasal 372 KUHP dengan ancaman penjara kurungan  maksimal 4 tahun penjara.

(Yons)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox