Jumat, 24 Juli 2020

Drs.H.Nasrullah, HN,.ME Mendesak Gubernur DKI Jakarta Perintahkan Jajarannya Segera Prioritaskan Penanganan Banjir di Cakung Barat





Faktaexpose.com Jakarta Barat- Anggota Komisi A, Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Drs.H.Nasrullah, HN,.ME dengan sangat serius menanggapi adanya pemberitaan yang telah beredar di berbagai media online nasional baru-baru ini, terkait persoalan klasik yaitu penanganan banjir saat hujan deres mengguyur dan banjir tahunan.

Lantaran dirinya sangat kecewa terhadap kinerja aparatur pemkot Jakarta Timur  yang masih saja di era keterbukaan informasi publik saat ini terjadi diduga adanya pembiayaran terhadap laporan beberapa  warga RT02/RW 07 Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung Jakata Timur yang meminta agar Kali Irigasi atau biasa di kenal Kali Malang yang airnya mengalir dari Timur kearah sebelah Barat yang bermuara ke Kali Cakung Drain tersebut. Yang meminta agar segera di keruk dan dinormalisasikan, karena sering banjir bila hujan deras mengguyur apalagi disaat musim hujan datang.

"Kami mendesak Gubernur DKI Anies Baswedan agar segera perintahkan seluruh Jajarannya  khususnya Walikota Jaktim dan Sudin SDA segera prioritaskan penanganan Banjir di Kali Malang Cakung Barat," tegas Drs.H.Nasrullah, HN,.ME ketika disambangi hallo.id kerumahnya,Jumat (24/7/20) beralamat di Jalan Damai Kecil RT.02 RW.02 Kelurahan Sukabumi Selatan Kecamatan Kebon Jeruk Jakarta Barat.


Selanjutnya Drs.H.Nasrullah, HN,.ME mengatakan memang dengan kondisi covid 19 saat ini, activitas Pemprov DKI Jakarta telah  mengalami kekurangan Anggaran. Pemotongan  anggaran yang cukup besar dilaksanakan kalau tidak salah dari 87 triliyun di potong sehingga menjadi 47 triliyun cukup besar, yang banyak di potong itu adalah bentuk-bentuk program kegiatan dan lain sebagainya. Sedangkan soal kebutuhan hidup seperti gaji ASN, PPSU dan tenaga PHL merupakan bagian dari kewajiban Pemerintah DKI Jakarta beserta dan seluruh Jajarannya

"Kami selaku Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta hanya  bertugas mengawasi dan  memberikan masukan kepada  Gubernur Anies Baswedan, bahwa untuk program penanganan banjir harus tetap mendapat perhatian, artinya anggarannya harus tetap diadakan dengan pengaturan sedemikian rupa agar proses penanganan banjir yang merupakan masalah klasik tahunan yang terjadi di Jakarta bisa di tangani." Ungkapnya

Menurut Drs.H.Nasrullah, HN,.ME, sebentar lagi DPRD DKI bersama Pemprov DKI Jakarta akan adakan APBD perubahan disitulah nantinya kita tekankan, dimana-mana titik-titik banjir yang tahun lalu menjadi musibah besar buat DKI Jakarta, makanya problem banjir harus tetap di jalanin, begitu juga covid 19 harus di tangani, termasuk kemacetan, dan juga persoalan  kebakaran, karena ada empat sampai lima masalah di DKI Jakarta1 yang biasanya terjadi, yaitu : masalah banjir, kebakaran, kemacetan, masalah sampah dan masalah kependudukan.

"Kalau saya bilang 4K 1S wajib menjadi Prioritas, sedangkan Kalau soal pendidikan itu relatif, karena sudah selesai, dengan anggarannya yang mencapai 24% dari APBD," ucapnya

Kemudian Drs.H.Nasrullah, HN,.ME, menegaskan sekali lagi  untuk masalah banjir  harus mendapat perhatian serius,
seperti kemarin salah satunya  adalah masalah  pompa air yang di Jakarta Barat tidak berfungsi waktu banjir, nah mereka harus dapat perhatian, apalagi sekarang dengan adanya reklamasi Ancol atau perluasan Ancol dan entah apapun namanya yang sebetulnya untuk menangani banjir.

Sedangkan untuk persoalan  Kali Malang  Cakung Barat yang sudah dangkal memang seharusnya segera dikeruk atau di perdalam yang lumpurnya bisa diambil untuk nguruk perluasan Ancol  yang pasti itu ada anggarannya. Karena seharusnya anggarannya itulah yang di manfaatkan untuk penanganan banjir.

"Insya Allah nanti akan kita intip lagi berapa anggaran pembersihan untuk sungai-sungai di Jakarta Timur dan berapa anggaran penanganan banjir disepanjang jalan inspeksi PPD Pasar Kali Malang Cakung Barat,  nah ini yang harus kita perhatikan." Ujar Drs.H.Nasrullah, HN,.ME

Lebih lanjut Drs.H.Nasrullah, HN,.ME
Menambahkan, bahwa memang Aparatur Pemprov DKI Jakarta beserta Jajarannya itu bekerja berdasarkan anggaran, apabila memang benar ada anggarannya di Sudin Sumber Daya Air (SDA) Pemkot Jakarta Timur maupun di Kasi SDA tingkat Kecamatan Cakung, tentunya harus di kerjakan kalau belum, maka akan kita pertanyakan kinerjanya aparatur Pemkot Jaktim tersebut.

Seharusnya kata Drs.H.Nasrullah, HN,.ME pihak Pemkot Jakarta Timur proaktif untuk segera mencoba mengusulkan ke dewan karena tentunya sudah menjadi tugas dewan akan memberikan masukan sekaligus mengawasinya.

"Maaf klo Dewan yang ngusulin anggaran seperti pengerukan sungai-sungai di Jakarta, nantikan dituduh ada apa-apa nya, maka seharusnya Pemprov DKI Jakarta yang mengusulkan ke Dewan berdasarkan masukan dari akses laporan masyarakat," pungkasnya.(red/Ichsan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox