Rabu, 01 Juli 2020

Tak Kunjung Menerima Bantuan Mahasiswa Musi Rawas Utara Terpaksa Harus Gigit Jari



Faktaexpose.com Musi Rawas Utara-Sejak beredar pengumuman bantuan terdampak covid-19 dari disdik musi rawas utara ada sekitar 2.136 mahasiswa yang mengajukan berkas.

Setelah ada penambahan surat permohonan Hingga kembali dibuka sampai batas tanggal 9 Juni 2020 dan terdapat penambahan sebanyak 87 mahasiswa. Sehingga total yang diverifikasi menjadi 2.223 mahasiswa.

Dari data 2.223 mahasiswa, setelah diteliti terdapat nama dobel/entry ganda sebanyak 178  mahasiswa. Sehingga jumlah yang diverifikasi sebanyak 2.045 mahasiswa.

Hasil verifikasi pun menunjukkan 1.939 mahasiswa dinyatakan valid, dan 106  mahasiswa dinyatakan invalid.
Namun bagi mahasiswa yang sudah valid meski sudah berjuang mengajukan dan melengkapi berkas Pencairan dana bantuan terdampak covid-19 yang dijanjikan tak kunjung dicairkan sesuai jadwal yang ditentukan.

Hal ini tentunya membuat para mahasiswa sangat kebingungan dan merasa kecewa tak sedikit pula yang menuding bahwa ini kelalaian dari disdik dan gugus tugas penanganan covid 19 musi rawas utara dalam menghandel bantuan tersebut.

Sedari awal pun kami sudah ragu dengan bantuan ini karena ketidakjelasan informasi yang diberikan oleh pihak disdik musi rawas utara yang terkesan berbelit belit dan beberapa kali ada penambahan syarat sehingga hal ini  menjadi simpang siur.Bahkan ini seperti kesengajaan disdik dan Gugus Tugas dalam mempermainkan mahasiswa," ujar Lili kosera Universitas Jambi pada Rabu (1/7)

Wajar jika kami mempertanyakan tentang peran gugus tugas penanganan covid-19 musi rawas utara sebab dalam hal ini seperti bersikap kurang reponsif terhadap persoalan belum tersalurkannya bantuan yang akan diberikan kepada mahasiswa musi rawas utara. Kan seharusnya setelah terdata dan dinyatakan valid bantuan langsung dicairkan sesuai jadwal tapi ini tidak," Ujarnya


Mahasiswa musi rawas utara juga menyesalkan sikap disdik dan gugus tugas penanganan covid 19 musi rawas utara yang seolah tak memperdulikan kekecewaan mahasiswa dan cenderung mengabaikan, contohnya saja ketika mahasiswa menanyakan persoalan tersebut jubir penanganan covid 19 musi rawas utara pun hanya meminta mahasiswa untuk menungu dan bersabar.

Padahal bantuan tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa musi rawas uatara dalam meringankan beban pendidikan ditengah covid-19," tambahnya

Kalo begitu apa kerjaan gugus tugas soal bantuan ini apa hanya meminta disdik mendata lalu gugus tugas lepas tangan?

jadi semakin ragu  apakah bantuan untuk mahasiswa musi rawas utara itu benar benar ada atau hanya dalih untuk menaikan pamor politik semata" tegasnya.(nur/as)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox