Selasa, 13 Oktober 2020

Polsek Kalideres PAM Gabungan Siaga Unras Penolakan Omnibus Law 1310


Faktaexpose. Com JAKARTA - Penolakan terhadap UU Cipta Kerja terus bergulir dari yang awalnya berlangsung pada tanggal 6 hingga 8 Oktober, kini rencananya akan digelar kembali oleh sejumlah Buruh Ormas dan masyarakat pagi ini selasa (13/10).

Meski Indonesia saat ini masih mengalami tekanan dalam ekonomi terutama kesehatan dan keselamatan akibat adanya virus Covid-19, namun  masa tetap akan turun ke jalan dan melakukan unjuk rasa penolakan Omnibus law,  dan hari ini tetap diambil sebagai bagian dari mengemukakan pendapat di muka umum.

Bahkan para pakar  menyebut, aktivitas kelompok masyarakat yang mengikuti aksi unjuk rasa dapat menjadi klaster baru penyebaran COVID-19.

Untuk mengantisipasi terjadinya yang tidak diinginkan, Kapolsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat Kompol Slamet Riyadi selasa pagi menggelar apel gabungan  TNI Polri yang di hadiri anggota TNI, anggota Polsek Kalideres dan Satpol PP untuk kesiapan siaga pengamanan.

Di saat apel Kapolsek mengatakan, "kami akan tindak tegas jika Masa melakukan pelanggaran hukum, jika menciptakan keadaan di bikin gaduh membuat suasana ribut rusuh, nah ini yang kita waspadai terutama anak SMA/ STM yang masih muda belia, karena mereka masih labil dan mudah dibakar emosinya dan perlu kita kendalikan,"tegasnya.

Ditambahkan Kompol Slamet, kalau dari kelompok Buruh saya yakin mereka menyuarkan pendapatnya kepada yang berwenang, namun beberapa elemen yang ikut dompleng di situasi ini perlu kita waspadai, mudah mudahan hari ini kita berharap berjalan lancar.

Dan  tadi saya sudah koordinasi dengan kabagbops Polres Tangerang bahwa informasi yang dari Tangerang tidak ada yang melintas ke Jakarta Namun demikian kita tidak boleh lengah,  dan kita tetap siaga." tutup Slamet.

(Yons/wit) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox