Sabtu, 14 November 2020

Kasatpel UP PKB Kedaung " Tidak Benar Masih Adanya Marak Percaloan, Sedang Kita Lakukan Sistem Drive Thru Dan One Day Service "

JAKARTA - Terkait pemberitaan disalah satu media online yang  mengatas namakan Aktifis anti Korupsi serta para Jurnalis tergabung dalam Aliansi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jakarta maupun Media Cetak serta Advokat yang tergabung dalam Aliansi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jakarta “Jakarta Bersatu” dan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) “PARADIGMA" terbit tanggal dan waktunya tidak di jelaskan.

Berita termuat tersebut tentang maraknya oknum penyedia  jasa (calo) sepanjang jalan pintu masuk UP PKB Kedaung Angke Jakarta Barat dibantah Hendrico Tampubolon selaku kepala UP PKB Kedaung Angke.

“Perihal tersebut tidak benar terkesan mengada - ada.” Ujar Hendrico saat di konfirmasi awak media lewat whatsapp.

Kasatpel UP PKB Kedaung Angke Afandi Nofrisal menambahkan bahwa, pengujian di UP PKB Kedaung Angke para wajib uji sehari sebelumnya sudah mendaftar lewat aplikasi online e-KIR Jakarta Booking kemudian setelah mendaftar membayar retribusi KIR ke Bank DKI." kata Afandi diruang kerjanya, sabtu (14/11/2020).


"UP PKB Kedaung Angke mempunyai slogan 30 menit pasti dan telah dilaksanakan serta hasil nya di rasakan kepada para wajib uji.
UP PKB Kedaung Angke menerapkan pengujian dengan sistem drive thru serta one day service dan UP PKB Kedaung Angke sedang menuju ke Predikat Wilayah Bebas Korupsi. 

Menindak lanjuti laporan masyarakat sehubungan dengan adanya praktek percaloan pihak UP PKB Kedaung Angke telah berkoordinasi dengan pihak Polres Jakarta Barat khususnya Resmob dengan menempatkan personil nya di titik - titik rawan percaloan di wilayah UP PKB Kedaung Angke." sambung Afandi.


" Dan apa yang di beritakan mengenai rumah bangunan semi permanen serta warung-warung yang di katakan media tersebut digunakan untuk percaloan kami akan cek kebenaran , Serta Menindak Bergabung dengan instansi terkait." tutupnya.

Untuk mencari kebenaran adanya praktek marak percaloan yang diberitakan, awak media menanyakan sopir yang melakukan pengujian KIR di lokasi lapangan," tidak ada calo,tidak.., sedang kepengurusannya daftar dulu lewat online, kemudian bayar ke Bank pake ATM, Allhamdulillah mudah kepengurusannya, kata Suganda (60)

Begitu juga Soni sopir yang sudah paruh baya,saat menunggu antrian mobilnya untuk uji KIR," gak ada pak, gak ada calo , saya urus sendiri daftar lewat online, terus bayar ke Bank. singkat Soni.


(Yons)

(Yons)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox