Rabu, 30 Desember 2020

Tutup Tahun 2020 Hasil ZIS Jakarta Timur Rp 22,27 Miliar, Berpotensi Raih Nomor 1 Se DKI Jakarta


Faktaexpose.com Jakarta-Hasil pengumpulan Zakat, Infaq dan Shodiiaqoh (ZIS) Jakarta Timur tahun 2020 sampai dengan 29 Desember pukul 14.37 mencapai Rp 22, 27 Miliar atau tepatnya  Rp 22.270.383.244,- Berarti telah mencapai 106% dari  target yang ditetapkan sebesar Rp 21 Miliar.


Keberhasilan ini berkat kerja keras seluruh personil Baznas Bazis Jakarta Timur. Demikian diungkapkan Koordinator Baznas Bazis Jakarta Timur Aminuddin S.Kom, Selasa (29/12/2020). 


"Alhamdulillah hal ini telah kami laporkan kepada Pak Walikota dan Kabag Kesra Jakarta Timur," tambah Aminuddin. 


Sementara Kepala Bagian    Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Jakarta Timur H Muchtar menyatakan bersyukur atas keberhasilan tersebut. 


Sedangkan sebelumnya Walikota Jakarta Timur M Anwar  menegaskan pengumpulan ZIS dan dana PMI adalah prioritas nomor satu di samping pajak bumi dan bangunan atau PBB untuk Jakarta Timur.  Diharapkan ketiganya itu dapat mencapai bahkan melampaui target.


"Jumlah penduduk di Jakarta Timur sudah lebih 3 juta jiwa. Di Jakarta Timur juga sering terjadi kebakaran, belum lagi banyak yang terkena banjir. Jadi pencapaian dana ZIS dan PMI harus digalakkan," kata M. Anwar.


Sebab dana dari masyarakat itu sangat berguna untuk menanggulangi berbagai  masalah akibat bencana ataupun musibah tersebut.


Sedangkan Pengamat Budaya dan Pariwisata Jakarta H Abu Galih memperkirakan dengan hasil ZIS sebesar Rp 22,27 Miliar itu maka Baznas Bazis Jakarta Timur berpotensi meraih peringkat pertama dalam menghimpun ZIS di antara 5 wilayah kota administrasi Jakarta dan Kabupaten Kepulauan Seribu. 


"Warga Jakarta Timur jiwa sosialnya cukup tinggi. Terbukti dalam menghimpun dana baik ZIS maupun dana kemanusiaan PMI, selalu hasilnya paling banyak dibanding wilayah lain se DKI Jakarta," ujarnya.


Lebih lanjut Aminudin merinci Kelurahan Duren Sawit, Kelurahan Penggilingan dan Kelurahan Jatinegara Kecamatan Cakung tetap menduduki peringkat tertinggi dari 65 kelurahan se Jakarta Timur dalam penghimpunan zakat, infaq dan shodaqoh. 


Tercatat  ZIS Kelurahan Duren Sawit Rp 229 Juta, Penggilingan Rp 190 Juta dan Kelurahan Jatinegara (Kecamatan Cakung) Rp 182 Juta.

Kelurahan Duren Sawit memang  berhasil melampaui target dalam menghimpun kedua donasi masyarakat tersebut. 


Lidia, Kasie Kesra Kelurahan Duren Sawit  mengatakan,  kuncinya karena aparat dan masyarakatnya mudah diajak bekerjasama. Hasil pengumpulan ZIS tahun ini yang  ditargetkan Rp 212.500.000,- tercapai Rp 229.000.000,- 


Sedang dana PMI terkumpul Rp 101 Juta.Demikian pula Kelurahan Penggilingan ZIS-nya sampai Desember ini terkumpul Rp 190 juta. Kasie Kesra Hj Priyati mengatakan itu belum final.


Sedang  dana PMI dilaporkan sudah  terkumpul Rp 146.393.000,- dari RT/RW ditambah Rp 3.000.000,-dari pegawai sehingga total Rp 149.393.000,- 


Lurah Makasar Arroyantoro mengungkapkan sampai Senin (28/12/2020)  hasil ZIS tahun ini Rp 144.191.000,- berarti 153,4% dari target dan  dana PMI terkumpul mencapai Rp 49.166.000,- atau 100,3% dari target.


Plt Lurah Cakung Barat Daniel mengatakan hanya dana PMI yang dapat dilaporkan yaitu Rp 43.016.000,-

Kelurahan Malaka Jaya hasil ZIS nya tidak menggembirakan. Namun dana PMI yang dihimpun mencapai lebih dari Rp 60 juta. Tertinggi dari 3 Kelurahan hasil pemekaran Kelurahan Malaka tahun 1987 yaitu Kelurahan Malaka Jaya, Malaka Sari dan Pondok Kopi.


Q"Makanya tahun 2021 nanti penggalakan dana ZIS akan kami laksanakan seperti PMI melalui masjid -masjid musholla , RT dan RW," pungkas Lurah Malaka Jaya M Hardi Ananda.(red/ichsan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox