Kamis, 11 Februari 2021

Dishub Kota Tangerang Check point Cegah Masyarakat Luar Kota Keluar Masuk



 Faktaexpose com - TANGERANG .Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro yang dijalankan Pemerintah Kota Tangerang tengah gencar disosialisasikan kepada masyarakat. Namun di sisi lain, Pemerintah Kota Tangerang juga terus berupaya untuk membatasi aktivitas keluar masuk dengan mudah warga-nya dan juga warga luar Kota Tangerang yang diharapkan akan bisa menekan angka pandemi Covid-19 yang dijalankan melalui check point di beberapa titik pintu masuk Kota Tangerang. Di para petugas yang berjaga bergantian selama 24 jam akan memeriksa dengan teliti aktivitas masyarakat terutama terkait dengan masalah kedisiplinan mematuhi protokoler kesehatan. Hal itu diungkapkan Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah saat berbincang dengan media, Rabu (10/2/2021). 


 


"Kita pastinya akan memperketat pelaksanaan PPKM Mikro yang sudah dijalankan sejak kemarin hingga tanggal 22 Februari 2021 mendatang. Dimana kita akan perketat aktivitas masyarakat di pintu keluar dan masuk ke Kota Tangerang melalui check point. Dan diharapkan akan bisa mengurangi dampak penyebaran Covid-19 di Kota Tangerang," ungkap Arief. Senada dengan Arief.


 

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar para petugas yang berada di beberapa Checkpoint sendiri terdiri dari berbagai unsur gabungan baik dari Satpol PP dan Dinas Perhubungan Pemerintah Kota Tangerang, Polisi dan TNI. Dimana para petugas kini tak segan lagi memberikan sanksi baik sanksi sosial maupun sanksi denda bagi para pelanggar ketentuan berdisiplin diri dalam Berlalu Lintas dan menjalankan protokoler kesehatan



"Selain mereka yang terjaring dalam operasi dikenakan sanksi mereka yang kedapatan melanggar disiplin protokoler juga secara acak kita akan check kondisi kesehatannya apakah terpapar covid-19 atau tidak melalui rapid test antigen yang dilakukan oleh tim dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang. Diharapkan ini akan memberikan efek jera kepada para pelanggar disiplin dimasa PPKM Mikro ini," ungkap Wahyudi.



Pada petugas gabungan ini akan memastikan kendaraan yang melewati check point harus menerapkan protokol kesehatan yang sesuai dengan kebijakan PPKM. “Petugas akan memberhentikan pengendara pribadi maupun angkutan umum yang tidak menggunakan masker, serta mengimbau sopir angkutan umum untuk mengurangi kapasitas penumpang menjadi 50 persen,” ungkap Kepala Dishub Kota Tangerang Wahyudi Iskandar (7/2/2021).



Didirikannya check point ini menurutnya, memang menjadi salah satu upaya Pemkot Tangerang dalam menekan angka penularan COVID-19. Jika sesuai rencana, check point ini tak hanya diadakan pada akhir pekan saja, karena Pemkot Tangerang juga akan kembali menggelarnya pada hari Rabu dan Jumat.



Dalam pemberlakuan check point di tiga jalan perbatasan pada akhir pekan kemarin, petugas masih saja menemukan banyak pemberlakuan. Di mana ada 409 orang yang melanggar dan memilih untuk membayar denda dengan 541 pelanggar lainnya memilih untuk saksi sosial. Wahyudi menyebut, mayoritas pelanggaran yang terjadi adalah masih banyaknya masyarakat yang tak menggunakan masker.




( Adv )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox