Jumat, 12 Februari 2021

PERMOHONAN MAAF PEMBERITAAN Terkait Pemberitaan Pemalsuan

       gambar hanya ilustrasi tulisan  Maaf 


Faktaexpose.com - Berdasarkan hasil pertimbangan dan menilai dari berbagai aspek serta membaca Surat 

Penilaian Sementara Dewan Pers yang dilayangkan pada bulan Desember 2020 maupun awal 

Januari 2021 kebeberapa Media Siber terkait adanya aduan dari Sdr. Muhammad Afzaal 

tertanggal 26 Oktober 2020 soal pemberitaan konferensi pers Forum Wartawan Jakarta (FWJ) 

‘Dokumen 2 Negara Dipalsukan, FWJ Desak Polisi Untuk Bertindak Cepat’ / ‘Pemalsuan 

Dokumen 2 Negara, FWJ Desak Polisi Tangkap Pelaku MA & MSH, dan judul-judul lainnya 

yang berkaitan’ telah dinilai sementara oleh Dewan Pers melanggar pasal 1 dan 3 Kode Etik 

Jurnalistik.

Dalam hal ini, Dewan Pers merekomendasikan kepada Pengadu (Muhammad Afzaal) untuk 

mengajukan Hak Jawabnya kepada para media yang diadukan (teradu) dan ditembuskan ke 

Dewan Pers selambat-lambatnya 7 hari setelah surat Penilaian Sementara Dewan Pers ini 

dilayangkan ke media-media siber. Selebihnya jika Pengadu dan para Teradu tidak menyetujui 

penilaian dan rekomendasi tersebut diatas, maka Dewan Pers akan melakukan pertemuan 

mediasi.

Kemudian Dewan Pers kembali melayangkan Surat Penilaian Akhirnya ke media-media siber

dimaksud pada awal bulan Februari 2021 terkait persoalan pemberitaan diatas, dan 

memutuskan; (a)Perkara ini merupakan persoalan Jurnalistik, sehingga penyelesaiannya

menggunakan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers. (b)Teradu melanggar 

Pasal 1 dan 3 Kode Etik Jurnalistik, karena menyajikan berita tidak berimbang, tidak menerapkan asas praduga tak bersalah, dan memuat opini menghakimi. Berita teradu memuat pernyataan negative dan narasumber tentang Pengadu disertai data pribadi Pengadu. Pada saat Yang sama Teradu tidak memuat klarifikasi dari pengadu.

Link: https://www.faktaexpose.com/2020/10/fwj-desak-polisi-tangkap-pelaku-ma-msh.html

Kami selaku Penanggung Jawab Redaksi Dengan ini  memohon Maaf kepada Saudara Muhamad afzaal Dan masyarakat umum terkait pemberitaan yang tidak seimbang terkait kode etik pasal 1 dan 3. Dan Kami Redaksi Menunggu surat hak jawab dari saudara M afzaal untuk ditayangkan Hak Jawab dari saudara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox