Kamis, 29 Juli 2021

Menteri Pertanian Sahrul Yasin Limpo Kepada KKT - PTI : Dengan Pertanian Kita Sudah Memerangi Covid19

 



JAKARTA, faktaexpose.com -  Menteri Pertanian RI Sahrul Yassin Limpo mengunjungi rumah organik Pemuda tani milenial Indonesia di Pejagalan, Pejaringan Jakarta Utara.


Kedatangan Mentan didampingi Dirjen Pertanian bidang pangan Suwandi dan Kepala BPPT DKI Jakarta Nurhayati.

Dan kehadiran mereka  disambut kordinator KKT - PTI ( Komando Kawasan Terpaut Pemuda Tani Indonesia ) Daenk Jamal, kamis (29/7/2021).



Kemudian Mentan Sahrul Yasin Limpo meninjau lahan pertanian organik yang seluas 2 hektar bersebelahan Hotel Hariston.


Dalam kunjungannya Mentan memberikan apresiasi kepada Daenk Jamal dari  lahan pertanian organik yang dia lihat.


Diwaktu sela waktunya Mentan Sahrul Yasin Limpo juga memberi paparan kepada para pemuda tani Milenial yang tergabung di KKT - PTI dari 40 perwakilan Kabupaten dan 11 Provinsi, dengan melaksanakan protkes.


Sahrul Yasin Limpo juga menyinggung terkait Covid yang tak henti kapan berakhir, maka dari itu dengan adanya Covid mari kita perangi Covid dengan Protkes, vaksin dan juga makan, Oleh karena itu solusi untuk merangi covid yaitu patuhi protkes dan kedua makan." kata Sahrul Yasin Limpo.



Oleh karena itu jangan sampai gak makan, kalau begitu pertanian itu solusi untuk makan, pertanian solusi kesehatan, pertanian solusi ekonomi, pertanian solusi sosial, pertanian solusi pertahanan, pertanian solusi pemerintahan dan pertanian solusi politik, kalau begitu pertanian salah satu yang menentukan, jadi apa yang kalian berbuat disini  contoh  menghadapi Indonesia dan dunia yang lagi bergejolak.



Mentan juga menawarkan dana pinjaman KUR ( Kredit Usaha Rakyat ) kepada KKT - PTI dan ia berpesan jika ingin gunakan KUR, lakukan dengan baik, karena Kementerian Pertanian mendapatkan  kucuran dana dari Presiden sebesar Rp.70 Triluan untuk pertanian.




Dan disisi paparan Mentan memberikan bantuan bibit jagung untuk 100 hektar kepada NTT dengan  diteruskan ke Dirjen Suwandi dengan kordinator KKT - PTI Daenk Jamal untuk menanda tangani MIO kesepatan




Daenk Jamal juga  ucapkan, dan nanti ada kelompok tani yang mengajukan, nanti akan kami akomodir, namun tentu dengan aturan yang baik, karena menjaga nama baik KKT - PTI, dan nanti jika ada bantuan Kementan yang dihibahkan kami yang akan mengatur untuk diberikan ke sasaran." pungkas Daenk Jamal.



Yohanes Golu selaku Korkab KKT PTI kabupaten Kupang katakan, ya terima kasih kepada pemerintah melalui Kementan, akan diberikan bibit jagung, karena NTT merupakan provinsi penghasil jagung, bahkan apa yang di sampaikan Pak Gubernur kami, tanam jagung akan jadi panen Sapi, karena di daerah kami banyak peternak sapi dengan menggunakan makanan campur jagung, artinya tanam jagung akan panen sapi." tuturnya.


(Yons)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar